Senin, 05 Februari 2018

Untukmu, yang pernah terlintas dalam Do'a

Untukmu yang ku doakan tahun depan menikah

Aku tahu, kamu sangat jauh
Sangat sulit ku sentuh
Bahkan mataku tak sanggup melihatmu walau jauh

Kamu, yang yang pernah menjadi alasanku untuk menjadi lebih sholihah
Alasanku untuk menginjak jalan dakwah
Kamu memang penghancur hadist arbain nomer satu

Kalau mau dekat dengan makhluk, dekati dulu penciptanya
Itu alasanku untuk lebih rajin beribadah dan memohon padaNya
Tanpa sadar, pahalaku tak bertambah, dan dosaku tak berkurang

Kamu, laki-laki yang ku anggap mapan nan menawan
Mempunyai seribu sikap yang kau sembunyikan
Aku ingin tahu, namun sepertinya sampai disini ku harus berhenti

Berhenti untuk memperhatikamu
Untuk menantikan kedatanganmu
Dan meluruskan niatku
Memperbaiki diriku

Sudah sampai sini dulu
Aku, pernah menyukaimu
Namun aku memilih untuk menyerah
Pada takdir yang ditentukan Allah
Aku ingin mendaki bersamamu, bahkan mendaki jannah terindah
Menapaki jalan jalan setapak
Bercanda tawa
Dan beribadah bersama

Semoga, Allah memberikan yang terbaik untukmu juga untukku

- F.A

Sabtu, 03 Februari 2018

Untuk Perempuan Dalam Pelukan - Payung Teduh

Tak terasa gelap pun jatuh
Diujung malam menuju pagi yang dingin
Hanya ada sedikit bintang malam ini
Mungkin karena kau sedang cantik-cantiknya

Lalu mataku merasa malu
Semakin dalam ia malu kali ini
Kadang juga ia takut
Tatkala harus berpapasan ditengah pelariannya

Di malam hari
Menuju pagi
Sedikit cemas
Banyak rindunya

Rindunya Perempuan Kecil

Bekasi, 3 Februari 2018

Tadi malam, kita makan di hotplate bekasi timur
Sebelum itu, perasaanku tak enak. Entah untuk apa, untuk siapa
Tapi setelah melihatmu, ada rasa bahagia, rasa senang
Berapa lama kita tak jumpa?
Dan malam ini jadi malam terakhir untuk perjumpaan kita dalam beberapa waktu yang akan datang
Tidak ada kata yang pas untuk mengekspresikanmu
Tampan? Rupawan? Kamu memang memiliki predikat itu sedari dulu
Dari kita masih memakai baju putih biru

Kamu
Kamu pangeran putih yang ku impikan, dulu
Semakin dekat tapi terasa jauh
Berapa lama lagi kita akan bertemu?
Entahlah, semenit setelah berpisah denganmu pun aku sudah merasa rindu
Tapi tak apa, tak usah seperti dilan yang melarang milea menahan rindu
Karena kamu pun tidak mengenal sosok itu
Cukup dalam diam ku merindu
Dalam diam mendoakanmu
Semoga bisa jadi teman hidupku

Tertanda,
Perempuan kecil yang sedang merindu