Kamis, 05 November 2015

17 AGUSTUS 2015





Kulirik handphone dan kulihat jam menunjukkan angka 05.15. Aku shock. Hari ini aku menjadi pasukan pengibar bendera disekolahku. Harusnya aku samp;ai disekolah jam 05.30. Tetapi, sekarang aku baru bangun. Aku langsung mengambil handuk dan mandi. Setelah mandi aku melihat handphoneku dan Dia tenyata mengirim BBM kepadaku “Bangunnn :p” dan “Ping!” pada pukul 05.00. Tetapi, aku baru bangun. Lalu akupun menbalas “Kamu dimana?” beberapa saat kemudian Dia membalas “Aku baru mau jalan” “Yaudah, hati-hati” setelah membalas BBMnya, akupun bergegas menyiapkan semua perlengkapanku dan memakai pantopelku. “Aku berangkat ya pak, ma” lalu akupun mencium tangan mereka. Lalu aku berjalan menuju gang rumahku dan menunggu Dia. 1 menit berlalu,.... 2, 5 ,10, 15, 20 menit.... Lalu aku lanjutkan berjalan berjalan kaki karena jam sudah menunjukkan pukul 05.50. Dan sesosok pria mengendarai motor Beat berwarna hitam dan helm berwarna hitam yang memutar arah motornya ke arahku. “Kamu bukan petugas upacara kan?” tanyanya. “Aku petugas tauu....” jawabku. “Jadi apa kamu? Ini udah siang tau.” Diapun menyalakan motornya dan melaju dengan cepat.Sebelumnya dia tidak pernah melaju dengan kecepatan tinggi seperti ini. Lalu aroma parfumnya pun tercium olehku. “Wangi” bisikku dalam hati. “Lewat Summarecon atau SMAN 4?” tanyanya. “Lebih deket lewat mana?” jawabku “Tadi sih aku lewat Summarecon ke rumah kamu.” balasnya. “Yaudah lewat sana aja.” Balasku lagi. Dia pun menambah kecepatan karena hari sudah menjelang atau semakin siang Beberapa saat kemudian aku telah sampai di Alfamidi dan dia memarkirkan motornya. “Nih kartu parkirnya” kataku sambil memberikan kartu parkirnya. “Kamulah yang pegang” balasnya dengan senyuman aneh. Lalu aku berjalan ke sekolah. “Kalo jalannya lama kayak gini, pas bel kita baru nyampe. “ gerutuku melihat Dia jalan lama sekali. “Okey....” Lalu Diapun berjalan cepat. “Nih minum dulu” Katanya sambil memberiku air mineralnya. “Makasih” Jawabku. Setelah sampai sekolah aku bertemu adik kelasku dan dia bertanya “ Kok teteh baru dateng?” “Kesiangan.” Jawabku dan langsung berlari ke ruangan yang biasa dipakai PASKIBRA saat upacara besar. Setelah sampai dan masuk keruangan, temen-temanku bertanya “Kok lu baru dateng?” “Lu darimana aja?” “Telat banget sih?” dan yang terakhir yang membuatku tersenyum ada temanku yang bertanya, “Lu bareng sama Dia ya?” Aku hanya membalas dengan senyum. Lalu dia pun tertawa. Dia adalah alumni PASKIBRA SMK 1, dan saat ini kuliah di Politeknik Manufaktur Astra. Sedangkan aku masih kelas 11 di SMK 1. Aku juga bingung. Salah satu kesamaan yang aku dan Dia miliki adalah, Aku dan Dia berulang tahun tanggal 10 Mei. 10 Mei lalu, Dia merayakan ulang tahun ke 19. Dan aku 16 tahun tetapi aku belum dekat dengannya saat itu. Hanya sebatas purna dan anggota. Tetapi aku engga tahu sekarang hubunganku hanya sebatas itu atau tidak. Mungkin iya. “Buruan pake kostum lu.” Kata temanku membuyarkan lamunanku. Lalu akupun bergegas memakai kostum biru. “Untung aku udah pakai celana putih dari rumah.” Bisikku dalam hati. Lalu aku meminta temanku memakaikanku tanda jasa dan nametagku. Semuanya sibuk dengan urusan masing masing. Setelah selesai akupun baris dan memasuki lapangan upacara yang dikomando oleh danton angkatanku, Baihaki. “Egita.......” ada seseorang memanggilku tetapi aku tidak melihatnya. Aku terlalu fokus hehe. Upacara berjalan khidmat sampai MC mengucapkan “Pengibaran bendera Merah Putih” “Luruskan!” Suara keras dantonku itu. “Jalan ditempat gerak, Maju............... jalan” lalu pasukan pengibarpun pun berjalan dan membuka formasi. Lalu, bakipun memberi bendera kepada pengibar bendera. Setelah komando “Bendera siap.” Dan “Hormat gerak!” terdengar alunan instrumen lagu Indonesia Raya mengalun indah seirama dengan naiknya sang saka bendera Merah Putih duplikat yang berukuran 2m x 3m itu. Setelah bendera berkibar diatas tiang dan alunan instrumen tersebut berhenti, sang pemimpin upacara berkata “Tegak gerak!” dan upacara kembali khidmat sampai selesai. Setelah itu aku dan pasukan pengibar bendera dan para alumni pun foto-foto. Karena jarang kami bisa berkumpul seperti ini. Setelah itui kami memasuki ruangan, membereskan atribut dan setelah itu dibariskan kembali tetapi didalam ruangan. “Siapa disini yang belum sarapan?” tanya salah satu tetehku. Akupun mengangkat tangan. “Kenapa kamu ga sarapan?” “Kesiangan teh” “Kenapa kesiangan? Sarapan itu penting biar ga sakit. Kamu kuat ga?” “Kuat teh” dan omelan itu diteruskan, setelah itu kami disuruh push up sebanyak 30 hitungan. Dan setelah itu kami langsung membereskan ruangan dan pergi ke kantin untuk makan karena kami semua ditraktir sekolah dan bebas makan apa saja. Setelah makan kami pergi ke kelas masing-masing untuk mengikuti lomba 17-an setelah pamit kepada semua alumni dan Dia akupun hendak pergi tetapi ia pun bertanya “Mana kartu parkirnya?” lalu akupun mengambilnya didalam tas dan memberikan padanya “Ini...” dan akupun bergegas ke kelasku dan setelah selesai akupun pulang ke rumah untuk mempersiapkan diri buat besok sekolah seperti biasa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar